IA
IA
Tuhan...
Dia begitu rapuh
Terlihat sangat rapuh di mataku
Meski ia tengah tertawa terbahak di hadapanku...
Tuhan...
Bagaimana bisa ia berpura di depan semuanya?
Menutupi luka yang telah menganga begitu hebatnya
Bisakah Kau memberiku jawaban Tuhan...
Demi apa ia berusaha sekeras itu
Bahkan ia sama sekali tak terlihat bak batu karang di mataku
Ia tengah menangis kesakitan di belakang tawa yang ia suguhkan
Tuhan... sebenarnya aku tahu apa yang tengah ia rasakan
Aku kesal ketika melihatnya tertawa
Berpura-pura hebat di atas lukanya
Aku ingin ia tahu, bahwa aku bisa membantu menutup lukanya
Aku ingin ia tahu, bahwa aku tak akan pergi sekalipun manusia hebat itu menangis di pundakku
Aku ingin ia tahu, bahwa aku tak hanya memandang dari tawanya, namun juga lukanya
Luka yang membuatku ingin melindunginya, menenangkan tangisnya, mengendapkan amarahnya
Tuhan... aku menyayanginya
Ia yang gagal berusaha tegar di hadapanku
Ia yang sebenarnya begitu lemah, namun tak mau mengakui bahwa dirinya rapuh
Ia yang sebenarnya begitu tulus, namun berpura angkuh...
Dan biarkan hanya Engkau dan aku yang tahu siapa Ia, Tuhan...
Tuhan...
Dia begitu rapuh
Terlihat sangat rapuh di mataku
Meski ia tengah tertawa terbahak di hadapanku...
Tuhan...
Bagaimana bisa ia berpura di depan semuanya?
Menutupi luka yang telah menganga begitu hebatnya
Bisakah Kau memberiku jawaban Tuhan...
Demi apa ia berusaha sekeras itu
Bahkan ia sama sekali tak terlihat bak batu karang di mataku
Ia tengah menangis kesakitan di belakang tawa yang ia suguhkan
Tuhan... sebenarnya aku tahu apa yang tengah ia rasakan
Aku kesal ketika melihatnya tertawa
Berpura-pura hebat di atas lukanya
Aku ingin ia tahu, bahwa aku bisa membantu menutup lukanya
Aku ingin ia tahu, bahwa aku tak akan pergi sekalipun manusia hebat itu menangis di pundakku
Aku ingin ia tahu, bahwa aku tak hanya memandang dari tawanya, namun juga lukanya
Luka yang membuatku ingin melindunginya, menenangkan tangisnya, mengendapkan amarahnya
Tuhan... aku menyayanginya
Ia yang gagal berusaha tegar di hadapanku
Ia yang sebenarnya begitu lemah, namun tak mau mengakui bahwa dirinya rapuh
Ia yang sebenarnya begitu tulus, namun berpura angkuh...
Dan biarkan hanya Engkau dan aku yang tahu siapa Ia, Tuhan...
Read Users' Comments (0)