patah hati
PATAH HATI
By: ENGGAR SW
Kutengadahkan tanganku di bawah tetesan hujan
Kuharapkan air suci Sang Kuasa ini dapat menyadarkanku
Kuterpikir dinginnya dapat sejukkan hati dan pikirku
Namun tidak, gejolakku jauh lebih dingin
Kubiarkan diriku termenung dalam hembusan angin itu
Kuharapkan ia berlalu membawa dukaku
Meninggalkanku hanya dengan nyawaku
Namun tidak, ia justru menggumpalkan lukaku
Kulepaskan pandanganku dalam kesunyian
Tak terpikirkan seorang pun kan menjelang
Termasuk ia penggores luka yang tak tersembuhkan
Namun tidak, ia berlalu dengan menyakitkan
Kutundukkan hati dan jiwaku, pikiranku pun begitu
Berharap Sang Kuasa segera turunkan penawar
Karena kurindukan hidupku yang wajar
Namun belum, mungkin nanti
Kulantunkan kata terindah dari bahasa yang mulia
Kupintakan pada pemilikku,
Jika aku darinya, maka kembalikanlah
Jika bukan, maka hindarkanlah
Namun ia berlalu lagi
Di belakangku, lewat di mimpiku, bersemayam di khayalku
Dan saat itu, kan ku tutup pintu hatiku...
By: ENGGAR SW
Kutengadahkan tanganku di bawah tetesan hujan
Kuharapkan air suci Sang Kuasa ini dapat menyadarkanku
Kuterpikir dinginnya dapat sejukkan hati dan pikirku
Namun tidak, gejolakku jauh lebih dingin
Kubiarkan diriku termenung dalam hembusan angin itu
Kuharapkan ia berlalu membawa dukaku
Meninggalkanku hanya dengan nyawaku
Namun tidak, ia justru menggumpalkan lukaku
Kulepaskan pandanganku dalam kesunyian
Tak terpikirkan seorang pun kan menjelang
Termasuk ia penggores luka yang tak tersembuhkan
Namun tidak, ia berlalu dengan menyakitkan
Kutundukkan hati dan jiwaku, pikiranku pun begitu
Berharap Sang Kuasa segera turunkan penawar
Karena kurindukan hidupku yang wajar
Namun belum, mungkin nanti
Kulantunkan kata terindah dari bahasa yang mulia
Kupintakan pada pemilikku,
Jika aku darinya, maka kembalikanlah
Jika bukan, maka hindarkanlah
Namun ia berlalu lagi
Di belakangku, lewat di mimpiku, bersemayam di khayalku
Dan saat itu, kan ku tutup pintu hatiku...
0 Response to "patah hati"
Posting Komentar